Thursday, November 3, 2011

Gue Capek!

Lagi rajin nulis lagi nii gw~ Soalnya emang banyaakk sekali kejadian-kejadian di kampus yang memperkaya iman gw en membuat gw berusaha melihat segala sesuatu dari perspektif Tuhan *cie ile* wkwkwk...

Gw kan kuliah di fakultas musik, jadi sehari-hari yaaa berkutat dengan namanya latihan musik... En ada kalanya juga gw mendapat tugas untuk bekerja sama dengan orang lain, seperti misalnya: duet piano, ensemble, tugas kelompok, choir, del el el...
Trus suatu kali pas gw lagi latihan bareng temen gw, lagu yang kita latih tuh susah banget, jadi emang rada gondok dhe latihannya, diulaaannngggg-ulang terus bagian yang susahnya, ampe bosen, tapi terutama: ampe bener!
Tapi dalam proses belom bener itu aja temen gw langsung mengeluh, "Capek, Men!"

BEH, gw dalam hati langsung panas... 'Lu not aja belom bener udah ngeluh!'
Tapi gw ga ngomong gitu, hahaha... Agak sopan dikit negurnya: "Ya kan not-nya belom bener, jadi dilatih terus" :p (en sekarang agak menyesal kenapa negurnya kurang "berbobot", wekekek)

Emang dari dulu gw paling ga suka sama orang yang cepet ngeluh.... Buat masalah yang kecil-kecil kayak gitu aja ngeluh, apalagi kalau Tuhan percayakan kamu sama hal-hal yang besar?
Gw inget kata alkitab:
"Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar.
Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar." (Lukas 16:10)
Tuhan sudah percayakan hal-hal yang kecil seperti: latihan piano, nyanyi, ngerjain PR, buat aransemen, ngelatih aransemen, bantuin ortu, jagain dedek, pelayanan di hari Minggu; tapi kita sendiri cepet ngeluh, bkin2 excuse buat ngehindarinnya, gimana Tuhan mau percayakan pelayanan yang lebih besar buat kita di masa depan?

Gw coba refleksikan dengan kehidupan Yesus pas Dia pelayanan di dunia...
Pas Dia mau disalibkan di golgota, Dia harus berjalan dari Istana Pilatus sampai Golgota... Menurut WD Edward, WJ Gabel dan FE Hosmer, jarak antara Praetorium sampai ke Golgotha adalah sekitar 1/3 miles atau sekitar 0.53 km (lih. On the Physical Death of Jesus Christ, 1986, JAMA 255:1455-1463). Tidak terlalu jauh menurut kalian? Ingatlah bahwa Dia harus memanggul salib sepanjang perjalanan... Salib yang dibawa diperkirakan seberat 56-59 kg... Dan alkitab mencatat bahwa DIA tidak pernah mengeluh!
"Dia dianiaya, tetapi dia membiarkan diri ditindas dan tidak membuka mulutnya seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian; seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting bulunya, ia tidak membuka mulutnya." (Yesaya 53:7)

HA! Kita yang enak-enak nyetir mobil pake AC, ga usah bawa bawaan berat aja kadang-kadang masih ngeluh karena macet...
Gw paling suka lirik lagu Israel Houghton yang "Love Revolution", dia nulis gini:

People dream of simple things like worry free water
While some of us complain and fuss about things like internet connections
A mother pleads her baby screams
This HIV's relentless
But my new web page is all the rage
"LOL OMG like we should totally be friends!"

The sun beats down on cracking ground, no food around for miles
But I'm so upset I'm a little stressed cuz my pizza delivery is running late
and they said it was gonna be here within 30 minutes or less
"I'm just sayin' it better be free, I'm just sayin'..."


Lihat kan kenyataan yang bkin hati miris dalam hidup ini?
Kita terkadang mengeluh buat hal-hal kecil kayak: BBM pending, Internet LEMOT, dan lain sebagainya...

Trus ada yang ngomong: "Tapi Men, lihat dhe Ayub sebagai contoh tokoh di alkitab, Dia juga pas dalam kesesakannya mengeluh loh... Gw juga merasa hidup gw berat banget loh Men, keadaan ekonomi gw kayak gini, musti bayar apa-apa sendiri, mana keadaan keluarga gw yang bisa dibilang jauh dari kondisi yang baik..."
Gw jawab: "Coba lihat konteksnya, Ayub mengeluh sama siapa? Sama temen-temennya? Sama dosennya? Sama keluarganya? Enggak kan.... Ayub mengeluh ke Tuhan! Apapun pergumulan yang kamu hadapi, salurkan ke Tuhan! Bawa dalam doa kepada Tuhan! Curhat sama Dia... Percaya dhe, pas abis itu langsung legaaaaa banget, en dengan begitu, kita juga mempersiapkan hati kita buat ditegur en diubah cara pandang kita yang salah sama Dia...." :)

Jadi temen-temen, apapun masalah kalian sekarang, jangan sekali-kali mengeluh, karena mengeluh itu membawa ilang damai sejahtera....
Kalau kita lagi di posisi sulit, lagi menerima pekerjaan/tugas yang berat banget nih, inget selalu ayat ini:

"Lakukan segala sesuatu seperti untuk Tuhan, dan bukan untuk manusia."
(Kolose 3:23)

No comments:

Post a Comment